Jumat, 09 September 2016

Orbital dan peranannya dalam Ikatan Kovalen


A.Sifat Gelombang  :
  a. Dapat Dipantulkan (Refleksi) Pada proses pemantulan gelombang berlaku: • • gelombang datang d, garis normal N dan gelombang pantul p terletak pada satu bidang datar sudut datang (i) = sudut pantul (r). Gelombang dapat dipantulkan
 b. Dapat Dibiaskan (Refraksi) Di dalam pembiasan gelombang akan berlaku Hukum Snellius:Gelombang dapat dibiaskan • gelombang datang dari medium kurang rapat (n1) menuju medium lebih rapat (n2) akan dibiaskan mendekati garis normal, begitu juga sebaliknya. n2 v1 sin i = = = kontanta n1 v2 sin r • karena v = f . λ dan f adalah konstan pada saat gelombang melalui bidang batas n1-n2 maka λ1 sin i = λ2 sin r
 c. Dapat Dipadukan (Interferensi) Interferensi adalah perpaduan antara dua buah gelombang atau lebih pada suatu tempat pada saat yang bersamaan. Interferensi dapat terjadi bila gelombang melalui selaput tipis atau celah ganda maupun kisi-kisi. Gelombang dapat dipadukan melalui selaput tipis Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd. 4 Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd. Gelombang dapat dipadukan melalui celah ganda, beberapa pola interferensi yang berbeda-beda bergantung pada jarak antara dua celah 
d. Dapat Dilenturkan (Difraksi) Lenturan gelombang dapat terjadi jika gelombang gelombang sampai pada suatu penghalang yang berupa celah sempit. Jadi, jika gelombang melewati celah sempit atau penghalang maka titik titik pada celah yang sempit itu akan menjadi sumber gelombang yang baru dan meneruskan gelombang itu ke segalaarah. Gelombang dapat dilenturkan melalui celah sempit
 e. Dapat Diserap Arah Getarnya (Polarisasi) Pengertian polarisasi hanya untuk gelombang transversal. Polarisasi berkaitan dengan arah getar gelombang medan magnet dan medan listriknya. Cahaya alam (cahaya tampak) termasuk gelombang transversal, dan merupakan gelombang yang dapat terpolarisasi. Beberapa jenis bahan dapat mempolarisasikan cahaya dinamakan polarisatorr
B.Orbital Ikatan dan anti ikatan
Untuk membentuk molekul yang stabil maka elektron di dalam orbital ikatan harus lebih banyak dibandingkan di dalam orbital anti-ikatan.Ikatan yang terbentuk akan berada pada energi yang lebih rendah, sehingga menjadi lebih stabil.Orbital ikatan dan anti-ikatan untuk ikatan-s dan ikatan-p harus dipertimbangkan.Fungsi gelombang elektron dalam suatu atom disebut orbital atom. Karena kebolehjadian menemukan elektron dalam orbital molekul sebanding dengan kuadrat fungsi gelombang, peta elektron nampak seperti fungsi gelombang. Suatu fungsi gelombang mempunyai daerah
beramplitudo positif dan negatif yang disebut cuping (lobes). Tumpang tindih cuping positif dengan positif atau negatif dengan negatif dalam molekul akan memperkuat satu sama lain membentuk ikatan, tetapi cuping positif dengan negatif akan meniadakan satu sama lain tidak membentuk ikatan. Besarnya efek interferensi ini mempengaruhi besarnya integral tumpang tindih dalam kimia kuantum.
Dalam pembentukan molekul, orbital atom bertumpang tindih menghasilkan orbital molekul yakni fungsi gelombang elektron dalam molekul. Jumlah orbital molekul adalah jumlah atom dan orbital molekul ini diklasifikasikan menjadi orbital molekul ikatan, non-ikatan, atau antiikatan sesuai dengan besarnya partisipasi orbital itu dalam ikatan antar atom.
C.Orbital hibrida karbon
Karbon (keadaan tereksitasi)  IS2S2P­2PY2PZ1 tidak mengandung pasangan elektron mandiri pada molekul CH4 membentuk semua empat orbital sp3 yang terbentuk akibat pencampuran 1s dan orbital 3p tunggal diduduki dan karena itu sudut ikatan khas que geometri tetrahedral. Setiap kali atom karbon bereaksi dengan atom atau kelompok 4 lainnya, itu mengalami sp3 hibridisasi, empat orbital hibrida sp3 yang mengandung elektron tunggal cenderung memindahkan sejauh mungkin dan akhirnya Cenderung diarahkan sudut tetrahedron biasa. Sudut ikatan antara setiap hibrida sp3 dua orbital adalah 10928 'Kira-kira mengarah ke molekul tetrahedral reguler geometri yang ditunjukkanpadagambar.
Contoh: molekul CH4, CCl4, CHCl3 dll ..,
Gambar menampilkan empat orbital hibrida karbon dan sudut ikatan tetrahedral
Description: Hybrid Orbitals
Penampakan Hibridisasi Molekul SP3


5 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. dari sumber bacaan yang saya baca yaitu : Orbital molekul ikatan memiliki energi yang lebih rendah dan kestabilan yang lebih rendah dibandingkan orbital-orbitalatom pembentuknya. Orbital molekul antiikatanmemiliki energi yg lebih tinggi dan kestabilan yang lebih rendah dibandingkan orbital-orbital atom pembentuknya.

    BalasHapus
  3. selamat malam ester sitompul. saya ingin bertanya apakah maksud dari Besarnya efek interferensi ini mempengaruhi besarnya integral tumpang tindih dalam kimia kuantum? karena saya belum mengerti. terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya akan menjawab pertanyaan dari Fitri Sulastri pakah maksud dari Besarnya efek interferensi ini mempengaruhi besarnya integral tumpang tindih dalam kimia kuantum yaitu Sebagian dari orbital molekul mempunyaienergi yang lebih besar daripada energi orbital atom. Hal tersebut dikarenakan terbentuknya orbital dari orbital molekul pengikatan (bonding) dan orbital molekul antiikatan (antibonding). Pada bagian dalam elektron yang tidak diambil disebut elektron tidak berikatan (nonbonding) dan elektron tersebut mempunyai energi yan sama dengan energi yang dimiliki oleh atom-atom yang terpisah. Setiap jenis orbital secara umum mempunyai energi-energi yang relatif.
      Terimakasih.

      Hapus